Workshop Implementasi Zona Integritas Universitas Samudra: Perkuat Budaya Kerja Melalui Integritas dan Inovasi Pelayanan

Langsa, 06 Oktober 2026 — Dalam rangka mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang bersih, transparan, dan akuntabel, Universitas Samudra (Unsam) kembali menegaskan komitmennya melalui kegiatan Workshop Implementasi Zona Integritas (ZI). Mengusung tema “Penguatan Integritas dan Inovasi Pelayanan“, acara ini dirancang untuk mengakselerasi kesiapan seluruh unit kerja dalam membangun birokrasi yang berintegritas tinggi serta berorientasi pada kepuasan publik.

Kegiatan workshop ini dibuka secara resmi oleh Bapak Dekan Fakultas Pertanian, Syamsul Bahri, S.P., M.P. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya keseriusan dan keterlibatan aktif dari seluruh unit kerja di lingkungan universitas dalam mengawal reformasi birokrasi serta pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Beliau juga menyampaikan bahwa komitmen bersama ini bukan sekadar pemenuhan administratif semata, tetapi merupakan langkah transformatif untuk mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti rangkaian kegiatan ini dengan sungguh-sungguh guna mengimplementasikan nilai-nilai integritas secara nyata di unit masing-masing.

Pemaparan materi dan sesi strategis selanjutnya dipimpin oleh Bapak Imam Bagus Sumantri S.Farm., M.Si., A.Pt. dan Ibu Dr. Cholina Trisa Siregar, M.Kep., Sp. KMB

Dalam pemaparannya, Bapak Imam Bagus Sumantri S.Farm., M.Si., A.Pt. dengan tegas menekankan pentingnya komitmen yang kuat dari seluruh elemen organisasi sebagai kunci utama keberhasilan Zona Integritas. Menurutnya, pembangunan ZI tidak akan berjalan optimal tanpa adanya niat dan tekad bersama untuk berubah dari diri sendiri dan unit masing-masing.

“Integritas dan reformasi birokrasi tidak akan terwujud hanya melalui dokumen administratif semata, melainkan harus dilandasi oleh komitmen bersama yang kuat. Komitmen inilah yang menjadi motor penggerak untuk membangun budaya kerja yang anti-korupsi, transparan, dan berorientasi pada pelayanan prima,” ujar beliau di hadapan para peserta workshop.

Sementara itu, Ibu Dr. Cholina Trisa Siregar, M.Kep., Sp. KMB menyoroti pentingnya peran inovasi dalam menjawab tantangan pelayanan modern di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, birokrasi yang adaptif di era digital saat ini harus mampu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi guna menyederhanakan proses layanan akademik maupun administratif.

“Inovasi pelayanan publik adalah kunci agar proses birokrasi di kampus kita bisa berjalan dengan lebih cepat, mudah, transparan, dan akurat. Pelayanan yang prima akan langsung dirasakan dampaknya oleh mahasiswa, dosen, maupun masyarakat luas,” ungkap Dr. Cholina Trisa Siregar.

Sesi Pendalaman dan Evaluasi Per Zona: Bedah Lembar Kerja Evaluasi (LKE)

Salah satu inti acara yang paling interaktif dalam workshop ini adalah sesi diskusi Per Zona. Pada sesi ini, masing-masing kelompok atau penanggung jawab zona membedah hasil perolehan nilai dari Tim Penilai Sasaran Kinerja (TPSK).

Peserta memanfaatkan kesempatan ini secara antusias untuk berkonsultasi, berdiskusi, serta meminta pencerahan langsung kepada narasumber terkait strategi perbaikan, pemenuhan eviden, dan tata cara pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) agar sesuai dengan standar penilaian reformasi birokrasi yang diharapkan.

Melalui penyelenggaraan workshop serta pendampingan intensif ini, Universitas Samudra optimis dapat memperkuat kesiapan kelembagaan dalam mewujudkan unit kerja berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), demi mendukung terciptanya pendidikan tinggi yang berkualitas, kredibel, dan terpercaya.

Melalui langkah nyata, kolaborasi erat, dan semangat kebersamaan yang membara dari seluruh civitas akademika, Universitas Samudra melangkah pasti menatap masa depan. Workshop ini bukan sekadar tentang mengejar angka atau predikat, melainkan sebuah ikhtiar tulus untuk merajut tradisi unggul, menghadirkan layanan yang membumi, dan menanamkan nilai-nilai luhur yang kelak membawa Unsam mengukir prestasi gemilang sebagai kampus yang bersih, melayani, dan membanggakan.

Scroll to Top