Pelatihan Pemetaan Menggunakan ArcGIS, QGIS, dan Google Earth Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa di Bidang Geospasial

Langsa, 10 Juli 2026 – Fakultas Pertanian Universitas Samudra menyelenggarakan Pelatihan Pemetaan Menggunakan Aplikasi ArcGIS, QGIS, dan Google Earth sebagai upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi geospasial. Pelatihan ini diajarkan langsung oleh Dosen Fakultas Pertanian USK, Prof. Dr. Ir. Sufardi, M.S. dan Muhammad Rusdi, S.P., M.Si., Ph.D, Serta Asisten Laboratorium USK Yorissa Putri Supardi M.Ling. Kegiatan tersebut dimoderatori oleh Anna Bella, M.Ling yang berlangsung di Aula Biro Rektor Unsam selama 3 hari, dimulai pada hari Selasa, (07/07/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan, Ketua Jurusan, Sekretasis Jurusan, Ketua Program Studi, Dosen, Tenaga Kependidikan Fakultas Pertanian, serta mahasiswa dari berbagai program studi. Baik dari Prodi Agroteknologi, Agribisnis, Maupun Akuakultur.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Samudra, Syamsul Bahri, S.P., M.P. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa penyelenggaraan Pelatihan Pemetaan Menggunakan ArcGIS, QGIS, dan Google Earth ini merupakan salah satu bentuk komitmen Fakultas Pertanian dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi geospasial yang semakin dibutuhkan di era digital. Menurutnya, penguasaan aplikasi pemetaan menjadi keterampilan penting yang dapat mendukung proses pembelajaran, penelitian, serta pengambilan keputusan berbasis data spasial di berbagai sektor, khususnya pertanian, lingkungan, dan perencanaan wilayah.

Beliau juga menegaskan bahwa perkembangan teknologi informasi geospasial telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai bidang. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menguasai perangkat lunak pemetaan seperti ArcGIS, QGIS, dan Google Earth agar memiliki kemampuan dalam mengolah, menganalisis, dan menyajikan data spasial secara akurat. Kompetensi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat dalam dunia kerja maupun dalam mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi Geographic Information System (GIS) melalui penggunaan aplikasi ArcGIS, QGIS, dan Google Earth. Selama pelatihan, peserta mempelajari proses pengumpulan data, pengolahan dan analisis data spasial, interpretasi citra, hingga penyusunan peta tematik yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan akademik, penelitian, serta pengambilan keputusan di bidang pertanian, lingkungan, kehutanan, dan perencanaan wilayah.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi narasumber dalam berbagi ilmu dan pengalaman, Fakultas Pertanian Universitas Samudra menyerahkan plakat kepada narasumber. Penyerahan plakat dilakukan oleh Dekan Fakultas Pertanian, Syamsul Bahri S.P., M.P sebagai simbol penghargaan sekaligus ungkapan terima kasih atas terselenggaranya kuliah umum tersebut.

Pada kesempatan ini, Dosen Fakultas Pertanian USK, Muhammad Rusdi, S.P., M.Si., Ph.D, menjelaskan bahwa pemetaan merupakan salah satu tahapan penting dalam memperoleh informasi spasial yang akurat untuk mendukung berbagai kegiatan di bidang pertanian, lingkungan, kehutanan, dan perencanaan wilayah. Melalui pemanfaatan aplikasi ArcGIS, QGIS, dan Google Earth, proses pengumpulan, pengolahan, analisis, hingga penyajian data spasial dapat dilakukan secara lebih efektif dan sistematis. Hasil pemetaan menjadi dasar dalam mengidentifikasi potensi wilayah, menganalisis kondisi lahan, serta mendukung pengambilan keputusan yang berbasis data.

Selain membahas konsep dasar Sistem Informasi Geografis (GIS), narasumber juga menguraikan pentingnya integrasi data spasial, citra satelit, serta teknologi pemetaan digital dalam menghasilkan informasi geospasial yang akurat. Peserta diperkenalkan dengan teknik digitasi, pengelolaan data atribut, analisis spasial, dan penyusunan peta tematik sebagai bagian dari proses pemetaan. Tidak hanya itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik lapangan dalam pengambilan titik koordinat dan pengumpulan data yang kemudian diolah menggunakan ArcGIS dan QGIS.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pemanfaatan teknologi geospasial dalam mendukung kegiatan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kompetensi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan peserta dalam mengolah serta menganalisis data berbasis lokasi, sehingga dapat menghasilkan informasi yang akurat sebagai dasar perencanaan, pengelolaan sumber daya, dan pengambilan keputusan di berbagai sektor pembangunan.

Pelatihan juga dilengkapi dengan praktik lapangan untuk memberikan pengalaman langsung dalam pengumpulan data spasial. Peserta melakukan identifikasi titik koordinat, pengamatan kondisi wilayah, serta pencatatan data lapangan yang selanjutnya diolah kembali menggunakan ArcGIS dan QGIS. Kegiatan ini bertujuan agar peserta memahami alur pemetaan secara menyeluruh, mulai dari pengumpulan data di lapangan hingga penyajian hasil dalam bentuk peta digital.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama sesi diskusi, maupun kegiatan lapangan. Peserta aktif bertanya dan mencoba berbagai fitur aplikasi untuk menyelesaikan studi kasus pemetaan wilayah. Melalui pelatihan ini, Fakultas Pertanian Universitas Samudra berharap mahasiswa mampu mengaplikasikan teknologi geospasial dalam kegiatan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta sebagai bekal menghadapi tantangan di dunia profesional. Fakultas juga berkomitmen untuk terus menghadirkan program peningkatan kapasitas yang mendukung penguasaan teknologi informasi dan geospasial guna menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di era digital. Dan diakhir acara diadakan sesi foto bersama.

Scroll to Top